Cinderella the Movie



Kemarin sore, setelah selesai kerja (kebetulan working from home karna habis sakit), Katya ngeliat iklan premiere Cinderella the movie yang mulai tayang 12 Maret. 

“Aku mau nonton papa!”

Yah daripada nanti penuh kalau Jumat atau weekend dan waktunya ada, plus asumsi kalau Kamis paling kosong, pergi deh beberapa menit kemudian kita jalan ke Kemang Village. Maksud hati mau nonton di XXI premiere yang kursinya reclining, tapi gak begitu mahal kalau weekdays, apa daya ternyata tiketnya sold out. Akhirnya mama Reti yang sampai duluan, karna langsung dari kantor, beliin tiket yang cinema biasa, itu juga penuh lho.

Film ini memang segala umur kategorinya, dan terbukti dengan audience yang hadir kemarin. Ada yang balita ala Katya, ada remaja yang kayaknya geng cekikikan sambil jalan berempat, ada mas-mas yang nonton berdua, ada juga mas kuliahan baju batik yang nonton sendirian di pojok, ibu-ibu sanggul juga hadir, sampai mbak-mbak XXI yang biasanya jaga pintu juga ikut nonton. Legendary banget nih film kayaknya.

Disney sendiri mulai bikin mini movie – yang sebelumnya banyak dipakai di Pixar (yang sekarang udah dibeli Disney juga sih) di awal film-filmnya. Lucunya mini movienya masih related dengan film-film sebelumnya, di Cinderella ini mini movienya film Frozen, yang pasti bikin Katya serius nonton sekitar 10 menitan. Dan niat loh bikin mini movienya. Seru.



Walaupun cowok, yah saya tau dikit-dikit lah cerita Cinderella ini dari buki, sama hasil nguping cerita-cerita Katya kalau didongengin mamanya. Tapi di edisi 2015 ini, biar seru juga kali ya, ada twist-twist sama modifikasi minor yang bikin ceritanya sedikit lebih menarik, karna gak ketebak juga kali ya. 

Plus sisi okenya buat Katya, dia jadi bisa visualisasi sepatu kaca itu kayak apa, Anastasia itu kayak apa, istananya gimana. Maklum nanti biasanya dia pakai buat main sandiwara-sandiwara sendiri. Mungkin kalau dia bikin cerita lucu bisa dipakai juga buat nambahin Katya series diluar cerita Pinokio hehe.

Gak usah khawatir juga karna adegan dewasanya hampir gak ada disini, yang kejam-kejamnya juga minor. Jadi aman buat anak.

Selamat nonton!

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. thanks utk bocorannya… baguslah kalo film nya aman buat anak2..
    aq juga mau ajak nonton putriku di weekend ini.. ^_^

    1. harimuji says:

      Sama-sama mbak 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s