Perjalanan Nostalgic Kereta Api Argo Parahyangan

Belasan tahun yang lalu, saya ingat waktu itu usia saya kira-kira 10-11 tahunan lah, disaat beberapa hari sebelum lebaran, saya dan keluarga pasti akan pergi ke Jakarta, untuk merayakan Lebaran pastinya bersama nenek kakek. Karna dulu Bandung Jakarta bukan rute yang mudah dan cepat untuk dilalui oleh mobil, paling sering kami memilih berangkat menggunakan kereta api.

Dan kemarin, 23 Agustus 2014, saya akhirnya merasakan kembali pengalaman naik Kereta Api dari Gambir ke Stasiun Hall Bandung.

Banyak sekali yang berubah dan berbeda dari Kereta Api, dibanding apa yang saya ingat waktu kecil dulu. Sekarang bepergian dengan kereta praktis sekali, tiket bisa dibeli online atau via jaringan toko retail, dimana nantinya kode booking yang didapat bisa ditukar dengan tiket di stasiun dengan mudah, cukup masukkan kode ke empat komputer yang disediakan, tidak perlu lagi mengantri aatu dua jam di depan loket.

Nah sayangnya praktis disini bisa bikin jadi ada room for error juga. Terbukti dari penggalaman saya yang setelah masuk kereta baru sadar tiket yang saya bawa tanggalnya untuk minggu depan haha. Untungnya walaupun keringetan lari-lari ke loket, pihak kereta api sangat ramah dan membantu, tiket bisa diubah dengan potongan biaya 25%. Fiuh.

Kereta pun datang tepat waktu, sekitar 20 menit sebelum jadwal pemberangkatan, dan berangkat sesuai jadwal. Yang ini hebat sekali – hampir gak ada delay.

Ruangan kereta juga bersih dan rapi. Suhu udara dijaga di 23.5 C, terlihat dari display di dinding gerbong. Kursi-kursi sekarang ada colokan listriknya, nyaman untuk sekedar charge HP atau untuk yang ingin membuka laptop untuk bekerja di perjalanan.

Banyak sekali perubahan positif yang terlihat dan terasa di perjalanan saya kali ini, hebat PT KAI, walaupun waktu tempuhnya masih sekitar 3 jam persis seperti belasan tahun yang lalu, mungkin gak ya kalau dengan satu dan lain usaha bisa dibuat minimal sama dengan travel sekitar dua jam waktu tempuh perjalanan?

IMG_3877.JPG

Advertisements

One Comment Add yours

  1. Rully Tri Cahyono says:

    Terakhir naik kereta Nopember tahun lalu. Waktu mau internship di Jakarta dan malas nyetir sendiri. Sudah banyak perubahan positif. Semoga improvement-nya istiqomah supaya kereta api bisa menjadi moda transportasi utama menggantikan mobil.

    Btw, Bandung-Jakarta itu 30 km lebih pendek dari Groningen-Amsterdam. Untuk leg ini di Belanda kami menempuhnya selama 2 jam 10 menit dengan kereta kelas dua. Waktu saya dan Intan liburan di Italia minggu lalu, dari Florence ke Rome yang jaraknya dua kali Bandung-Jakarta kami tempuh selama 1 jam 40 menit dengan kereta cepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s