Mengenalkan Norma Berpakaian pada Anak

Beberapa bulan yang lalu, marak sekali pemberitaan tentang pelecehan pada anak yang bersekolah di salahsatu sekolah swasta di Jakarta. Mengagetkan sekali kejadiannya karna yang melakukan adalah internal sekolah. Sayangnya biasanya kejadian seperti itu, yang ketahuan, hanya sebagian kecil dari seluruh populasi kejadian yang ada, dan entah kenapa saya kok agak pesimis kejadian seperti itu bisa di kurangi di masa mendatang ya.

Salahsatu yang bisa kita sebagai orangtua lakukan adalah mengedukasi si anak agar mengerti bahwa dia tidak boleh diperlakukan dengan tidak layak oleh siapapun itu. Poin utama yang ditanamkan adalah hanya orang tertentu (orangtua dan mungkin nanny nya) yang boleh membuka baju dalam si anak, dan jika ada yang lain tolong dilawan dan dilaporkan.

Sebagai alat bantu komunikasi, plus mendalamkan pemahaman anak yang masih kecil seperti Katya khususnya, mama Katya merancang sebuah mainan yang berfungsi sebagai alat bantu. Tujuannya, anak terbiasa memakaikan pakaian ke figure mainan. Dalam kasus Katya, kalau pakaian si figure berfoto dia ini dilepas dia akan reflek bilang “malu ih …”, sambil kembali pasang baju atau rok nya.

IMG_3895.JPG

Cara pembuatannya sederhana, kardus indomie bekas dipotong untuk menjadi base dan baju-baju si figure. Biar lebih menarik, bajunya bisa dibuat banyak model dengan warna-warna yang berbeda, sementara figure utama di permainan ini dibuat dari stik es krim yang kepalanya diberi foto si anak. Terakhir, tempelkan si serbaguna velcro diantara baju-baju dan stik es krim agar bisa saling menempel satu sama lain. Velcro juga ditempel di space kosong untuk penyimpanan baju-baju cadangan. Gampang kan? Dan untuk kasus Katya mainan ini efektif memberikan pemahaman plus menyenangkan untuk dimainkan.

IMG_3896.JPG

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. sheetavia says:

    Asyiikk…lengkap banget ky stimulasinya katya…
    keren…lo tulis dengan sangat elngkap dan rapi
    btw…izin contek-contek metode stimulasi yaks…
    salam kenal buat reti and katya…

    1. harimuji says:

      Your welcome Ennyra 🙂
      Masih belum rapi nanti someday gw rapiin lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s